Program Studi Diploma Tiga (D3) Perpustakaan didirikan pada tahun 2013 sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang kepustakawanan dan pengelolaan informasi, khususnya pada satuan pendidikan, lembaga pemerintah, dan institusi sosial-budaya. Pendirian Program Studi ini merupakan inisiatif strategis yang digagas oleh Program Studi Pendidikan Sejarah, yang memiliki kedekatan akademik dan historis dengan pengelolaan sumber-sumber informasi, arsip, dan dokumentasi sejarah.
Sebagai bidang ilmu yang sejak awal bersentuhan dengan sumber primer, koleksi pustaka, arsip, dan dokumentasi, Program Studi Pendidikan Sejarah memiliki kompetensi akademik dan pengalaman kelembagaan dalam pengelolaan informasi berbasis koleksi. Landasan inilah yang kemudian menjadi pijakan utama dalam merintis Program Studi D3 Perpustakaan, baik dalam perumusan kurikulum awal, penyediaan sumber daya dosen, maupun penguatan jejaring institusional dengan perpustakaan dan lembaga informasi.
Sejak berdiri, Program Studi D3 Perpustakaan diarahkan untuk menghasilkan lulusan vokasional yang memiliki kompetensi teknis dan profesional di bidang layanan perpustakaan, pengolahan bahan pustaka, layanan referensi, literasi informasi, serta pemanfaatan teknologi informasi perpustakaan. Orientasi vokasional ini sejalan dengan kebutuhan dunia kerja yang menuntut tenaga kepustakawanan terampil, adaptif, dan siap kerja.
Dalam perkembangannya, Program Studi D3 Perpustakaan terus melakukan penyesuaian dan penguatan kurikulum dengan mengacu pada kebijakan pendidikan tinggi nasional, standar kompetensi lulusan, serta perkembangan keilmuan dan praktik kepustakawanan. Sinergi awal dengan Program Studi Pendidikan Sejarah tetap menjadi bagian dari identitas historis Program Studi, sekaligus menjadi fondasi akademik dalam membangun karakter keilmuan, etika profesi, dan sensitivitas terhadap pengelolaan pengetahuan dan warisan informasi
