Buleleng, Jumat, 9 Oktober 2026 – Kegiatan Praktisi Mengajar bertema kearsipan dilaksanakan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bertempat di Dinas Arsip Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Bapak I Putu Kariaman, S.Sos., M.M., sebagai praktisi yang berbagi pengetahuan dan pengalaman profesional di bidang kearsipan.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman nyata dalam pengelolaan arsip di lingkungan pemerintahan. Kehadiran Bapak I Putu Kariaman, S.Sos., M.M. memiliki nilai tersendiri karena sebelum menjabat sebagai kepala dinas, beliau pernah berkarier sebagai pejabat fungsional Arsiparis. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami peran arsip sebagai sumber informasi, bukti akuntabilitas, serta pendukung administrasi dan tata kelola pemerintahan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa kearsipan tidak sekadar berkaitan dengan penyimpanan dokumen, tetapi juga mencakup pengelolaan arsip secara sistematis, mulai dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas pelayanan publik, menjaga memori kelembagaan, serta menjamin ketersediaan informasi yang autentik dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengalaman Bapak I Putu Kariaman, S.Sos., M.M. dalam bidang kearsipan juga memberikan gambaran mengenai pentingnya kompetensi profesional, ketelitian, dan tanggung jawab dalam pengelolaan arsip. Perjalanan karier beliau menunjukkan bahwa keahlian teknis yang diperoleh melalui jabatan fungsional dapat menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas kepemimpinan dan mendukung pengelolaan organisasi pemerintahan.
Program Praktisi Mengajar merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan praktik profesional. Melalui interaksi langsung dengan praktisi, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep dan teori kearsipan, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan tantangan dan kebutuhan nyata di lapangan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan wawasan dan kompetensi mahasiswa dalam bidang kearsipan semakin berkembang sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia kerja, khususnya dalam pengelolaan arsip dan informasi di lembaga pemerintahan maupun organisasi lainnya.







